Pages

Tuesday, June 10, 2014

Universiti Kehidupan

puisi dari Ustazah Norhafizah Musa


Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki,  
Lalu, dari mana kita belajar ikhlas? 
Jika semua yang kita impikan segera terwujud, 
Lalu, dari mana kita belajar sabar? 
Jika setiap doa kita terus dikabulkan, 
Lalu, dari mana kita dapat belajar ikhtiar?
  
Seorang yang taat pada Allah,  
bukanlah beerti tidak ada cacat dan kekurangan.  
Seorang yang tekun berdoa, 
 bukan beerti tidak ada masa-masa sulit. 


Ketika kerjamu tidak dihargai
saat  itu kamu sedang belajar tentang ketulusan 
Ketika usahamu di nilai tidak penting 
saat itu kamu sedang belajar tentang keihklasan 
Ketika kamu lelah dan kecewa
saat itu kamu sedang belajar tentang kesungguhan
Ketika kamu sedang membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung 
saat itu kamu sedang belajar tentang murah hati dan derma

Hari - hari yang dilewati sejak ini harus diingat
bahawa kita sedang menimba ilmu dalam Universiti Kehidupan.






Thursday, June 5, 2014

Pengharapan PadaMU


Ya, Allah… pengharapanku pada mu terlalu tinggi. Tetapi aku sedar, aku berdosa. Terlalu banyak kesalahan dan kekhilafan ku kepada Mu. Namun mampukah aku berpaling dari Mu? Tidak, walau dosa ku setinggi gunung, tetapi pengampunan Mu jauh lebih tinggi. Lebih tinggi dari langit yang tujuh.

Mehnah ialah ujian yang Allah timpakan kepada seseorang dengan tujuan untuk mendidiknya. 

Allah mendidik  manusia   melalui ‘subjek’ yang bernama kematian, kesakitan, kegagalan dan kehilangan.”



Taubat Seorang Hamba - Hafiz Hamidun


Bila Allah sayang,
Allah beri hati yang mengingati..
Acap kali Allah uji dengan musibah untuk memaksa hati kita untuk mengingatiNya.

Benarlah,  
Bila Allah sayang Allah uji.
Dan benarlah,
Ada jannah di sebalik musibah. 

Petanda Hati Yang Sihat

Puisi Maulana Jalaludin Rumi


Orang yang senang melihat, nikmat melihat dan menyebut nyebut kebaikkan orang lain bagaikan hidup di sebuah taman yang indah. 
Disini anggerik, disana melati
Dimana-mana sahaja mata memandang yang nampak hanya bebunga yang indah mekar, harum dan mewangi. 


Sebaliknya orang yang gemar melihat aib dan kejelikkan orang lain 
 Fikirannya hanya diseluputi oleh aneka keburukkan.
Sementara hatinya dikepung oleh prasangka-prasangka buruk.
Kerana itu, kemana-mana pun matanya melihat,yang nampak hanyalah ular, kala jengking, duri dan sebagainya. 
Dimana sahaja ia berada sentiasa takkan pernah menikmati keindahan hidup ini. 



Hati yang sihat, sentiasa senang melihat kebaikkan orang lain.Benar, kita hanya manusia biasa yang banyak kelemahan dan tidak sempurna. Oleh itu, didiklah diri dan perilaku kita bermula dari menjaga hati kita. 

Aku berpesan pada diri sendiri juga, supaya menghindarkan diri dari terlalu mengambil tahu urusan orang lain, dan sibukkan diri melihat dan memperbetulkan diri sendiri. 

Jika kita nampak keburukkan pada orang lain, itu petandanya hati kita masih kotor. 






" Untuk memperbaiki manusia, baiki dulu hatinya.. Untuk memperbaiki hatinya, baiki dulu  solatnya.. "